Berita

Barang bukti 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang tewas dalam baku tembak dengan aparat TNI di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. (Foto: Satgas Ops Habema)

Pertahanan

14 Anggota OPM Tewas Didor di Intan Jaya

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 22:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI melalui Komando Operasi Habema Kogabwilhan III menembak mati 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dipimpin Undius Kogoya di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. 

Baku tembak terjadi saat TNI akan membebaskan warga dari penguasaan OPM Kodap VIII/Soanggama di wilayah Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu 15 Oktober 2025.

“TNI akan terus melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata OPM yang mengancam keselamatan masyarakat,” kata Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya, Jumat 17 Oktober 2025.


TNI juga berhasil memukul mundur para pelaku hingga menguasai markas OPM Kodap VIII/Soanggama.

“TNI berhasil menewaskan 14 anggota OPM di antaranya sejumlah pimpinan dan pelaku penembakan terhadap aparat keamanan sebelumnya,” kata Lucky.

Berikut daftar 14 anggota OPM pimpinan Undius Kogoya yang tewas dalam kontak tembak dengan TNI di Intan Jaya:

1. Agus Kogoya (Kepala Staf Operasi Kodap VIII/Soanggama)
2. Ipe Kogoya (adik kandung Pangkodap VIII/Soanggama)
3. Zakaria Kogoya (pelaku penembakan anggota TNI di Mamba Bawah dan Gamagai)
4. Uripinus Wandagau
5. Sepi Kobogau
6. Kaus Lawiya
7. Napinus Kogoya
8. Roni Lawiya
9. Poli Kogoya
10. Aofa Kobogau
11. Pisen Kogoya
12. Meki Murib
13. Jasad masih dalam proses identifikasi
14. Jasad masih dalam proses identifikas

Satgas Habema turut menyita beberapa barang bukti, di antaranya 1 pucuk senjata api rakitan dan 4 senapan angin, amunisi berbagai caliber, 1 alat bidik Simons, 1 teropong Newcon, dokumen organisasi OPM, serta atribut bintang kejora berukut peralatan komunikasi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya