Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita))

Bisnis

Rosan: Investasi Kuartal III-2025 Tembus Rp491,4 Triliun

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 10:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi pada kuartal III-2025 tercatat mencapai Rp491,4 triliun. Angka ini naik 13,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year).

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat dari total tersebut, penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyumbang Rp279,4 triliun, sementara penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp212 triliun, dengan capaian ini berhasil menyerap tenaga kerja hingga 696.478 orang.

“Alhamdulillah, pada kuartal III-2025 ini pencapaian investasi sebesar Rp491,4 triliun atau tumbuh 13,9 persen secara tahunan. Realisasi ini sudah mencapai 25,8 persen dari target investasi Rp1.905,6 triliun yang harus dicapai hingga akhir tahun,” ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani dalam konferensi pers di Jakarta, pada Jumat, 17 Oktober 2025.


Secara geografis, Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi investasi terbesar yakni Rp77,1 triliun (15,7 persen), disusul DKI Jakarta Rp63,3 triliun (12,9 persen), Sulawesi Tengah Rp33,4 triliun (6,8 persen), Banten Rp30,8 triliun (6,3 persen), dan Jawa Timur Rp30,4 triliun (6,2 persen).

Adapun berdasarkan sektor, investasi terbanyak mengalir ke industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya senilai Rp62 triliun (12,6 persen). Diikuti sektor pertambangan Rp55,9 triliun (11,4 persen), transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp52,6 triliun (10,7 persen), jasa lainnya Rp44,3 triliun (9 persen), serta perdagangan dan reparasi Rp34,5 triliun.

Dengan capaian ini, total realisasi investasi sepanjang Januari–September 2025 telah mencapai Rp1.434,3 triliun, atau 75,3 persen dari target nasional sebesar Rp1.905,6 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp1.261,43 triliun.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya