Berita

Presiden AS Donald Trump memegang dokumen yang ditandatangani pada 13 Oktober dalam sebuah pertemuan puncak di Sharm El Sheikh, Mesir, untuk mendukung diakhirinya perang di Gaza (Foto: Associated Press)

Dunia

Trump Ultimatum Hamas Tanggapi Gesekan Antarfaksi di Gaza

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 09:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kondisi Gaza masih tegang setelah gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera diberlakukan minggu lalu. Sejumlah kelompok bersenjata dilaporkan saling bentrok untuk memperebutkan pengaruh, sementara sebagian dituding menyelewengkan bantuan kemanusiaan yang memperparah krisis kelaparan.

Menanggapi situasi itu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Hamas untuk menghentikan kekerasan internal. Ia menegaskan kesabarannya terbatas dan memperingatkan akan mengambil tindakan keras jika kekacauan terus berlanjut.

“Mereka harus melucuti senjata. Jika tidak, kami yang akan melucuti mereka, cepat dan mungkin dengan kekerasan,” tulis Trump di platform Truth Social, dikutip dari Associated Press, Jumat 17 Oktober 2025.


Gedung Putih belum memberi keterangan resmi soal ancaman tersebut.

Dalam rencana gencatan senjata yang diusulkan Trump, Hamas diwajibkan menyerahkan semua sandera, baik yang hidup maupun tewas, sebelum batas waktu Senin. Jika gagal, mereka harus memberikan informasi dan menyerahkan jenazah para sandera sesegera mungkin.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan Israel tidak akan berkompromi dengan Hamas dalam pelaksanaan kesepakatan itu. Sayap bersenjata Hamas mengklaim telah menyerahkan jenazah sandera yang mereka temukan dan berkomitmen melanjutkan pemulangan.

Sementara itu, AS mengirim sekitar 200 personel ke Israel untuk membantu memantau pelaksanaan gencatan senjata, namun memastikan tidak akan mengerahkan pasukan ke dalam wilayah Gaza.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya