Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Jokowi Makin Cemas setelah Satu Tahun Lengser

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 03:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasca tidak lagi menggenggam kekuasaan pada 20 Oktober 2024, kondisi psikologis mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi terlihat makin cemas.

Hal itu disampaikan CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah dalam acara podcast di YouTube Forum Keadilan TV berjudul "Eep Saefulloh Fatah: Jokowisme Sangat Berbahaya ... Harus Dilawan". 

"Perjalanan satu tahun makin mempertegas dengan sejumlah indikasi yang memperkuat bahwa Jokowi bisa diduga berpotensi untuk sangat cemas selepas tidak lagi berkuasa," kata Eep dikutip Jumat 17 Oktober 2025.


Soal kecemasan Jokowi sudah diperkirakan Eep satu bulan sebelum Jokowi resmi meninggalkan Istana Kepresidenan

"Orang yang paling cemas di Indonesia saat ini namanya Joko Widodo," kata Eep dikutip dari potongan video yang viral di akun media sosial X, Senin 23 September 2024.

Kecemasan yang muncul, lanjut Eep, karena setelah 20 
20 Oktober 2024 terjadi pergeseran posisi,dari berkuasa menjadi berpengaruh.

"Berkuasa itu mengendalikan yang dilengkapi otoritas atau kewenangan. Ketika itu hilang pada 20 Oktober maka Jokowi berpindah dari berkuasa menjadi berpengaruh," kata Eep. 

"Dalam pengaruh tidak ada lagi kewenangan dan otoritas, jadi pengendalan itu tidak wajib diikuti. Itu saja sudah menimbulkan kecemasan," sambungnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya