Berita

CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Bos Danantara Siap Evaluasi Whoosh Usai Purbaya Tolak Bayar Utang

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 21:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.

Rosan menegaskan, pihaknya saat ini masih mengkaji secara menyeluruh mengenai skema pelunasan utang dan tidak menyerahkannya sepenuhnya kepada Kementerian Keuangan.

"Kalau masalah Whoosh ya, saya juga ada sampaikan ke semua menteri, kemarin juga ke Pak Purbaya, bahwa kita kan sedang mengevaluasi, kita sedang mengevaluasi penyelesaian Whoosh ini secara keseluruhan, secara komprehensif," kata Rosan di Hotel JS Luwansa, Jakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025.


Rosan menyebut, dalam evaluasi akan ada beberapa opsi penyelesaian yang nantinya akan diserahkan kepada kementerian terkait untuk diputuskan bersama.

"Karena ini kan melibatkan banyak kementerian, banyak ada kementerian perhubungan juga, ada Pak Menko (Airlangga), ada kementerian keuangan, dan ada kementerian lainnya," tambahnya.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya menegaskan dirinya tidak akan menggunakan dana APBN untuk menutup utang proyek kereta cepat. Ia menilai Danantara memiliki kapasitas yang cukup untuk menangani kewajiban tersebut tanpa membebani keuangan negara.

Lebih lanjut, Purbaya juga mengusulkan Danantara untuk mencicil utang Whoosh Rp2 triliun per tahun.

“Mereka cuma perlu bayar Rp2 triliun, kan? Untungnya Rp1,5 triliun. Basically, low cost-nya cuma Rp500 (miliar) yang kurang, kan? Dapat (dividen BUMN) setahun Rp90-100 triliun," jelas Purbaya usai rapat di Wisma Danantara, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Oktober 2025.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya