Berita

Prabowo Subianto memimpin rapat di Jalan Kertanegara No. IV (K4), Jakarta, Kamis pagi, 16 Oktober 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Siapkan 2.000 SDM Unggul untuk Sektor Strategis

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi penting kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat sektor-sektor strategis nasional, baik BUMN maupun swasta.

Instruksi Prabowo disampaikan dalam Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo di kediaman Kertanegara No. IV, Jakarta, Kamis pagi, 16 Oktober 2025. 


Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan ada tiga arahan penting yang disampaikan presiden. Di bidang pendidikan, Kepala Negara meminta Mendikti Saintek untuk memastikan ribuan talenta muda ini siap kerja dalam waktu dekat. 

"Presiden menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar dalam waktu dekat ini siap bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional,” tulis Teddy.

Selain fokus pada penyiapan SDM unggul, Presiden Prabowo juga menugaskan Menteri Pertanian untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara di sektor ekonomi dan perbankan, Prabowo menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE). 

"Presiden menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) agar dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional dan memperkuat cadangan devisa negara," tandas Seskab Teddy.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya