Berita

Ketua BKSAP DPR Mardani Ali Sera (kelima dari kiri) (Foto: Dok Mardani Ali Sera)

Politik

BKSAP DPR Dorong Parlemen Lebih Dekat dengan Rakyat dan LSM

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 14:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menghadiri acara pembahasan Partisipasi Program Design, inisiatif kerja sama antara Indonesia dan Australia, yang bertujuan memperkuat partisipasi demokrasi di Tanah Air. 

Program ini dirancang untuk membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas sekaligus memperdalam hubungan bilateral kedua negara dalam mendorong demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, serta perwakilan dari Bappenas dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).


Dalam forum itu, Mardani mengemukakan dua gagasan utama, yakni Bringing Parliament Closer to the Voter dan Bringing Parliament Closer to the NGOs. Menurutnya, parlemen harus lebih dekat dengan rakyat agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung.

“Sebagai anggota parlemen, kami harus lebih dekat dengan rakyat, tidak hanya hadir dalam pemilu, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kami harus mendengarkan masalah mereka, seperti seorang dokter yang mendengarkan keluhan pasien, lalu membawa masalah tersebut untuk dicari solusinya di parlemen,” ujar Mardani dalam keterangan resminya yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025. Legislator PKS ini menekankan pentingnya mempererat hubungan dengan LSM sebagai mitra dalam memperkuat demokrasi.

Selain itu, Mardani menyoroti ancaman penyebaran disinformasi di era digital. Ia menilai edukasi publik, terutama bagi generasi muda, perlu diperkuat agar masyarakat mampu menyaring informasi dengan bijak.

“Informasi yang salah dapat dengan mudah tersebar dan menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Oleh karena itu, saya mengusulkan agar program edukasi tentang penerimaan informasi yang benar dan bijak dapat dilakukan lebih intensif, khususnya untuk generasi muda yang sangat rentan terhadap disinformasi,” katanya seraya  membagikan pengalamannya di Singapura, ketika sejumlah anak mengubah pandangan negatif mereka tentang penyembelihan hewan kurban setelah mendapat penjelasan yang tepat mengenai nilai-nilai Idul Adha.

Lebih jauh, Mardani mengajak semua pihak parlemen, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat partisipasi demokrasi.

“Langkah kecil seperti mendekatkan parlemen dengan rakyat dan LSM akan membawa perubahan besar bagi bangsa ini,” pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya