Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat di Tengah Kekhawatiran Investor

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia  dibuka menguat saat pedagang tetap waspada dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya ketegangan perdagangan global. 


Investor di Asia menunggu rilis data ketenagakerjaan Australia, periode September, hari ini. Para ekonomi memperkirakan tingkat pengangguran mencapai 4,3 persen, naik dari 4,2 persen pada Agustus.
Indeks ASX 200, Australia, menguat 0,16 persen dan berlanjut melaju 1,13 persen atau 105,20 poin ke 9.404,20 pada pembukaan perdagangan Kamis pagi 16 Oktober 2025. Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka melaju 1,09 persen dan  berlanjut melonjak 1,78 persen ke level 3.722,44. Indeks Kosdaq menguat 0,2 persen. 


Indeks Nikkei 225, Jepang meningkat 0,81 persen atau 386,25 poin ke 48.058,92, setelah dibuka melaju 0,95 persen. Topix meningkat 0,8 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan kembalii berupaya keluar dari zona merah, setelah gagal melakukan  rebound  pada akhir sesi perdagangan kemarin, ditutup melemah 0,19 persen di 8.051. Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EID ), di New York Stocks Exchange turun tipis 0,03 persen di 17,21 Dolar AS.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya