Berita

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth berpidato pada pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina di markas NATO di Brussels, Rabu, 15 Oktober 2025 (Foto: Associated Press)

Global

Kaca Depan Retak, Pesawat Menhan AS Mendarat Darurat di Inggris

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pesawat yang membawa Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, terpaksa harus melakukan pendaratan darurat di Inggris setelah kaca depannya retak saat penerbangan pulang dari pertemuan NATO pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Informasi tersebut dikonfirmasi Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, lewat unggahan di media sosial X.

"Dalam perjalanan kembali ke Amerika Serikat setelah pertemuan Menteri Pertahanan NATO, pesawat Menteri Perang Hegseth melakukan pendaratan tak terjadwal di Inggris karena kaca depan pesawat retak. Pesawat itu mendarat sesuai prosedur standar, dan semua orang di dalamnya, termasuk Menteri Hegseth, dalam keadaan selamat, tulisnya.


Pelacak penerbangan mencatat bahwa pesawat C-32 yang ditumpangi Hegseth sempat kehilangan ketinggian dan mengirimkan sinyal darurat tak lama setelah meninggalkan Brussels.

Tidak ada wartawan Pentagon yang ikut dalam penerbangan tersebut. Biasanya, menteri pertahanan AS bepergian bersama korps pers, namun kali ini tidak, seiring kebijakan baru yang sempat menuai protes dari wartawan Pentagon.

Insiden serupa pernah terjadi awal tahun ini. Februari lalu, pesawat Angkatan Udara C-32 yang membawa Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Senator Jim Risch juga terpaksa kembali ke Washington akibat kaca depan kokpit bermasalah, sekitar 90 menit setelah lepas landas dari Pangkalan Gabungan Andrews.

Pesawat C-32 merupakan versi militer dari Boeing 757-200 yang dirancang khusus untuk mengangkut pejabat tinggi AS, termasuk wakil presiden, ibu negara, serta anggota kabinet dan Kongres.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya