Berita

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Glenny Kairupan. (Foto: Garuda)

Bisnis

Teman Seangkatan Prabowo di Akmil Jabat Dirut Garuda Indonesia

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 19:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi merombak jajaran direksinya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 15 Oktober 2024.

Dalam rapat tersebut perubahan susunan pengurus perusahaan disetujui. Salah satunya memberhentikan Wamildan Tsani dari jabatan Direktur Utama, yang kini digantikan oleh Letnan Jenderal TNI Hor (Purn) Glenny Kairupan.

Glenny merupakan jebolan Akabri (sekarang Akmil) 1973. Ia seangkatan dengan Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam tempaan candradimuka Lembah Tidar. Glenny sudah malang melintang dalam penugasan di TNI, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik bersama Partai Gerindra.  


RUPSLB Garuda Indonesia juga menetapkan Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi. 

Di jajaran komisaris, Frans Dicky Tamara bergabung bersama Fadjar Prasetyo sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen.

Manajemen Garuda menegaskan, perubahan struktur kepemimpinan ini merupakan langkah untuk memperkuat proses restrukturisasi dan penyehatan perusahaan. 

“Agenda ini sebelumnya telah memperoleh dukungan dan persetujuan dari Pemegang Saham, Pemerintah Indonesia, dan pengawasan, serta pengelolaan oleh BPI Danantara Indonesia,” kata manajemen dalam keterangan resmi.

Adapun dukungan tersebut juga meliputi strategi optimalisasi model bisnis, penguatan pendanaan jangka panjang, serta pembenahan tata kelola perusahaan guna memastikan keberlanjutan program restrukturisasi.

Restrukturisasi ini juga dikaitkan dengan strategi nasional pemerintah dalam memperkuat konektivitas udara domestik dan internasional, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Berikut ini adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) sesuai keputusan RUPSLB tanggal 15 Oktober 2025 adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris
* Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
* Komisaris: Chairal Tanjung
* Komisaris: Frans Dicky Tamara
* Komisaris Independen: Mawardi Yahya

Susunan Direksi
* Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
* Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
* Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
* Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
* Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
* Direktur Teknik: Mukhtaris
* Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto
* Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya