Berita

Shiwroom BYD di Mall di Tangerang Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Otomotif

BYD Bidik Spanyol untuk Lokasi Pabrik Baru

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen mobil terbesar Tiongkok, BYD, tengah mempertimbangkan Spanyol sebagai lokasi utama untuk pabrik mobil ketiganya di Eropa.

Fasilitas baru ini akan melengkapi dua pabrik BYD lain yang sedang dikembangkan di Hungaria dan Turki, sekaligus memperkuat ambisi Spanyol menjadi pusat produksi kendaraan listrik di Eropa.

Menurut sumber Reuters yang dikutip redaksi pada Rabu 15 Oktober 2025, biaya produksi rendah dan energi bersih melimpah membuat Spanyol unggul dibanding kandidat lain. 


“Spanyol memiliki infrastruktur industri yang kuat dan listrik yang murah,” kata Alberto De Aza, manajer BYD untuk Spanyol dan Portugal.

Namun, keputusan akhir belum diambil, dan BYD masih meninjau beberapa negara lain. Pengumuman resmi kemungkinan keluar sebelum akhir tahun, setelah mendapat izin dari regulator Tiongkok.

BYD sebelumnya juga mempertimbangkan Jerman, tetapi biaya tenaga kerja dan energi di sana dinilai terlalu tinggi. 

Penjualan BYD di Eropa melonjak 280 persen dalam delapan bulan pertama tahun ini, berkat strategi agresif menjual mobil listrik penuh dan hibrida plug-in. Selain itu, hubungan diplomatik hangat antara Spanyol dan Tiongkok turut mendukung langkah ini. Tahun lalu, Spanyol abstain dalam pemungutan suara UE terkait tarif mobil listrik asal Tiongkok, berbeda dengan sikap keras Prancis.

Sebagai produsen mobil terbesar kedua di Eropa, Spanyol kini menarik investasi besar dari Volkswagen, Chery, hingga CATL, berkat program 5 miliar euro (sekitar Rp94 triliun) untuk memperkuat industri kendaraan listrik nasional.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya