Berita

Kepala unit militer elit Madagaskar, Kolonel Michael Randrianirina (Foto: France 24)

Dunia

Militer Madagaskar Ambil Alih Pemerintahan setelah Rajoelina Kabur

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 07:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala unit militer elit Madagaskar, Kolonel Michael Randrianirina, mengumumkan bahwa militer telah merebut kekuasaan hanya beberapa menit setelah Majelis Nasional memakzulkan Presiden Andry Rajoelina atas tuduhan “desersi tugas” pada Selasa, 14 Oktober 2025, waktu setempat.

“Kami telah mengambil alih kekuasaan,” kata Randrianirina dalam pernyataan yang dibacakan di depan gedung pemerintah, dikutip AFP pada Rabu, 15 Oktober. Ia menegaskan bahwa militer membubarkan semua lembaga negara kecuali majelis rendah parlemen.

Rajoelina sendiri telah melarikan diri sehari sebelumnya, Senin, 13 Oktober, di tengah gelombang protes besar dan meningkatnya kekerasan. Ia mengaku meninggalkan ibu kota karena khawatir akan keselamatannya. “Saya berlindung di ruang aman setelah adanya upaya pembunuhan terhadap saya,” ujarnya tanpa menyebut lokasi.


Sebelum pemakzulan itu, Rajoelina sempat mencoba membubarkan Majelis Nasional untuk menghentikan pemungutan suara yang dipimpin oposisi. Namun langkah tersebut gagal dan justru mempercepat kejatuhannya.

Selama lebih dari dua minggu terakhir, bentrokan mematikan terjadi di berbagai kota Madagaskar. Sebagian besar demonstran adalah anak muda Gen-Z yang marah atas krisis air dan listrik, serta menuduh elite politik gagal memperbaiki kondisi ekonomi negara kepulauan itu.

Kemarahan rakyat memuncak pada akhir pekan lalu ketika sebagian tentara dan pasukan keamanan bergabung dengan demonstran dan menolak perintah untuk menembak. Mereka juga menuntut presiden serta para menteri mundur dari jabatannya.

Rajoelina, mantan wali kota Antananarivo berusia 51 tahun itu, kini belum diketahui keberadaannya. Sementara itu, situasi politik di Madagaskar masih tegang dengan ketidakpastian arah pemerintahan pasca-pengambilalihan kekuasaan oleh militer.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya