Berita

Bernadeta Maria Erna (Foto: Instagram Birkumhunlu Kejagung)

Hukum

Kajati Banten Bernadeta Erna Lebih Kaya dari Jaksa Agung Burhanuddin

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bernadeta Maria Erna Elastiyani yang baru diangkat menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, menarik perhatian publik setelah diketahui memiliki harta kekayaan yang jauh lebih besar daripada pimpinannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Penelusuran RMOL di website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikutip Selasa, 14 Oktober 2025, pada periode 2024, kekayaan Bernadeta tercatat mencapai Rp18,84 miliar, setelah dikurangi utang Rp850 juta. Angka ini melampaui total harta Jaksa Agung ST Burhanuddin yang tercatat sebesar Rp12,07 miliar (tanpa utang).

Mayoritas kekayaan Bernadeta berasal dari aset properti. Bernadeta memiliki 6 bidang tanah dan bangunan senilai Rp10,9 miliar yang tersebar di beberapa lokasi strategis; yaitu di Sleman seluas 1.044/400 meter persegi  seharga Rp900 juta yang merupakan hasil warisan.  Bangunan seluas 33 meter persegi di Jakarta Timur hasil sendiri seharga Rp200 juta. Lalu tanah dan bangunan seluas 72/72 meter persegi di Kota Depok hasil sendiri seharga Rp200 juta. 


Selanjutnya, tanah dan bangunan seluas 120/83 meter persegi di Bogor hasil sendiri seharga Rp1,6 miliar, tanah seluas 305 meter persegi di Bekasi hasil sendiri seharga Rp2,5 miliar, serta tanah dan bangunan seluas 396/410 meter persegi di Jakarta Selatan hasil sendiri seharga Rp5,5 miliar.

Bernadeta  juga punya 5 unit kendaraan senilai Rp780 juta, terdiri dari Honda CRV Prestige 1.5 (2018), Honda WR-V (2023), Honda Camry, Toyota Innova G, dan motor Yamaha Fazio. Sedangkan aset lainnya ia memiliki Kas dan Setara Kas sebesar Rp4,35 miliar, ditambah Surat Berharga Rp1,27 miliar, kemudian Harta Bergerak Lainnya Rp1,66 miliar, dan Harta Lainnya Rp720 juta.

Sebaliknya, harta Jaksa Agung ST Burhanuddin terbilang lebih sederhana dalam jumlah aset properti dan kendaraan.

Buhanuddin memiliki Tanah dan Bangunan senilai Rp5,32 miliar, yang berada di Bandung Barat (Rp2,5 miliar) dan Tangerang Selatan (Rp2,82 miliar), dan hanya  memiliki 1 unit  mobil Toyota Celica tahun 2002 senilai Rp44,28 juta. Burhanuddin juga hanya memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp384.597.033 (Rp384,59 juta, kas dan setara kas sebesar Rp6.322.724.355 (Rp6,32 miliar).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya