Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Perang Dagang AS-China: Pasar Kripto Tertekan tapi Belum Tamat

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China telah mengguncang pasar keuangan global, termasuk pasar kripto. Ketidakpastian yang ditimbulkan memicu tekanan jual, sentimen negatif, dan potensi likuidasi aset secara besar-besaran. Namun, para ahli menilai kondisi ini belum menjadi akhir dari aset digital.

Upbit Indonesia memprediksi  bahwa volatilitas pasar kripto diperkirakan masih akan tinggi dalam waktu dekat. Arah pasar kripto juga akan sangat bergantung pada perkembangan berita global

“Kemungkinan masih ada tekanan jual dalam waktu dekat, tapi rebound bisa terjadi jika ada peredaan ketegangan atau munculnya berita positif,” ujar Resna Raniadi, Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia, saat dihubungi RMOL di Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025. 


Menurutnya, beberapa skenario mungkin saja terjadi. 

"Jika ketegangan antara AS dan China semakin memanas — seperti adanya tambahan tarif atau aksi balasan — pasar berpotensi turun lebih dalam," ujar Resna. Sebaliknya, jika ada pernyataan de-eskalasi atau kebijakan moneter yang menenangkan pasar, harga kripto bisa pulih dengan cepat.

"Dalam kondisi ini, harga aset digital diperkirakan akan bergerak naik-turun secara tajam," tambahnya .

Kesimpulannya, meskipun ketegangan geopolitik memberi tekanan pada pasar kripto, peluang untuk pemulihan tetap terbuka.  Resna pun mengimbau, agar para investor tetap waspada, bijak mengelola portofolio, dan tidak terburu-buru mengambil keputusan berdasarkan emosi.

"Hindari leverage yang terlalu agresif, tetap pantau berita makro, dan siap ambil posisi secara bertahap di level support jika ada peluang," katanya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya