Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Rebound Seiring Meredanya Ketegangan Dagang AS-China

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa menguat setelah Donal Trump menunjukkan sikap sedikit lunak terhadap China dalam isu perdagangan. Penguatan ini  memulihkan sebagian kerugian tajam pada akhir pekan lalu. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 0,44 persen atau 2,47 poin menjadi 566,63, pada penutupan perdagangan Senin 13 Oktober 2025 waktu setempat, setelah anjlok 1,3 persen pada akhir pekan lalu. Bursa utama regional juga menghijau. DAX Jerman menguat 0,6 persen atau 146,47 poin menjadi 24.387,93. FTSE Inggris bertambah 0,16 persen atau 15,40 poin ke posisi 9.442,87, dan CAC 40 Prancis meningkat 0,21 persen atau 16,26 poin menjadi 7.934,26.

Sektor teknologi melonjak 1,8 persen, dipimpin kenaikan ASML , sementara sumber daya dasar melambung 3 persen seiring penguatan harga tembaga di tengah harapan meredanya ketegangan dagang.


Saham-saham Eropa masih diperdagangkan sedikit di bawah rekor tertingginya pekan lalu, didukung optimisme terhadap prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan euforia saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Namun demikian, potensi memanasnya kembali tensi perdagangan AS-China menambah volatilitas, dengan indeks "pengukur ketakutan" Eropa menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.

"Investor mungkin berpikir bahwa isu tarif telah berakhir sebagai katalis pasar, tetapi minggu lalu menunjukkan isu tersebut masih dapat memberikan dampak," kata Chris Larkin, Managing Director E*TRADE di Morgan Stanley, dikutip dari Reuters.

Beberapa saham mencatat pergerakan signifikan. PSI Software meroket 35,8 persen, mendekati level tertinggi sejak 2021, setelah Warburg Pincus setuju membeli perusahaan tersebut dengan nilai lebih dari 813 juta Dolar AS.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya