Berita

Diskusi peringatan setahun pemerintahan Prabowo-Gibran oleh 9 kelompok relawan, di Sekretariat Relawan Gatot Kaca Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 13 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Demokrasi Makin Baik di Era Presiden Prabowo

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 01:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perbaikan demokrasi di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai semakin baik.

Hal itu disampaikan pengamat politik Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, dalam acara peringatan setahun pemerintahan Prabowo-Gibran oleh 9 kelompok relawan, di Sekretariat Relawan Gatot Kaca Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 13 Oktober 2025.

"Kalau kita ukur dari lembaga riset dunia, di masa pemerintahan Pak Prabowo kita bangun demokrasi yang sehat," ujar Ujang.


Ujang mengklaim, selama delapan tahun berkecimpung sebagai pengamat politik, dirinya membangun konstruksi yang objektif mengkritisi pemerintah. Tetapi kenyataan saat ini, menurutnya, suara kritis agak berkurang karena perubahan politik.

"Kita lihat kebebasan berpendapat kita seberapa besar. Apakah dilarang? Kan tidak," kata Ujang.

Keyakinan Ujang tersebut diperkuat dengan pengalamannya saat masih menjabat Staf President Communication Officer (PCO) Presiden Prabowo. Seperti saat dia menerima secara langsung keluhan dari kelompok masyarakat sipil mengenai massa aksi tragedi Agustus 2025 kemarin yang masih ditahan.

"Temannya Delpedro Marhaen komplain ke saya kenapa katanya ditangkap. Saya bilang, Pak Presiden menjaga demokrasi agar tetap sehat," kata Ujang.

"Aktivis itu ketika demokrasi harus berani mempertanggungjawabkan antara apa yang dilakukannya. Yang polisi lakukan sudah objektif, melihat SOP terkait dengan persoalan itu," sambung Ujang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya