Berita

akil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro (tengah) di Sekretariat Relawan Gatot Kaca Prabowo-Gibran, Jalan Pattimura No. 11, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 13 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Wamensesneg: Politik Prabowo adalah Politik Persatuan

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 19:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masa setahun bergulirnya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperlihatkan adanya persatuan nasional yang masif dalam membangun bangsa.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dalam acara peringatan setahun pemerintahan Prabowo-Gibran oleh 9 kelompok relawan di Sekretariat Relawan Gatot Kaca Prabowo-Gibran, Jalan Pattimura No. 11, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 13 Oktober 2025.

"Bagi Pak Prabowo, politik bukan hanya itu (kekuasaan). Politik bagi Pak Prabowo, sepanjang saya pahami adalah politik yang mungkin tidak berpolitisir, tapi politik yang berdampak," ujar Juri.


Mantan Anggota KPU itu memaparkan, Presiden Prabowo menjadikan politik sebagai alat perjuangan yang lebih substantif.

"Makanya kalau kita boleh dalami satu persatu, apa politiknya Pak Prabowo? Satu, politiknya Pak Prabowo adalah politik persatuan," sambungnya. 

Dia menyebutkan, salah satu contoh konkret dari cara berpolitik Presiden Prabowo dapat dilihat dari Kabinet Merah Putih yang dibentuknya.

"Presiden Prabowo sudah tidak lagi mengenal atau membedakan perbedaan-perbedaan di dalam pilihan politik. Maka tidak heran kalau dalam penyusunan kabinet atau dalam distribusi kekuasaan, warnanya macem-macem, tidak semuanya diisi oleh pendukung Pak Prabowo pada saat Pilpres," urainya.

Lebih lanjut, Juri mengungkapkan bahwa politik Presiden ke-8 RI tidak melulu soal distribusi kekuasaan kepada para pendukungnya.

"Ini yang kadang-kadang menjadi pertanyaan teman-teman relawan. Kita ini sudah ikut berjuang memenangkan Pak Prabowo sebagai relawan, sebagai partai pendukung, sebagai rakyat, kok yang menjadi pejabat ada yang dari kelompok lawan?" ungkapnya.

"Karena bagi Pak Prabowo persaingan memerlukan pemerintahan, persaingan memerlukan kursi presiden dan wakil presiden, jadi itu sudah selesai pada saat Pilpres kemarin. Maka setelah Pilpres harus bersatu untuk memajukan Indonesia. Itu jauh lebih penting ketimbang berjuang sendiri-sendiri," demikian Juri menambahkan.

Turut hadir sebagai narasumber dalam diskusi bertajuk "Pekan Prabowo-Gibran, Satu Tahun untuk Indonesia Raya" ini, di antaranya Tenaga Ahli Utama Bakom RI Hariqo Wibawa; Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin; dan Wakil Ketua Komisi XIII DPR Sugiat Santoso.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya