Berita

Presiden Prabowo Subianto di Bandar Udara Internasional Sharm El-Sheikh, Republik Arab Mesir, 13 Oktober 2025. (Foto: Akun X Prabowo Subianto)

Politik

Prabowo Tegaskan Peran Indonesia Sebagai Penjaga Perdamaian

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 19:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir merupakan langkah bersejarah yang menegaskan posisi Indonesia sebagai bangsa pencinta damai dan penjaga tatanan dunia yang berkeadilan.

"DPR RI, khususnya Komisi I yang membidangi urusan pertahanan dan hubungan luar negeri, menyambut positif peran aktif Presiden dalam mendorong tercapainya perjanjian penghentian perang di Gaza," kata Amelia dalam keterangan tertulis, Senin, 13 Oktober 2025.

Menurut Amelia, langkah diplomatik itu memperlihatkan bahwa Indonesia tidak sekadar hadir secara moral, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.


Diharapkan hasil KTT itu dapat benar-benar memuaskan semua pihak, tidak berat sebelah, dan menjadi momentum awal bagi terwujudnya keadilan substantif bagi rakyat Palestina. 

"Perdamaian yang sejati hanya dapat bertahan apabila disertai dengan penerapan prinsip transitional justice yang komprehensif," tandasnya.

Menurut PBB, lanjut Amelia, terdapat empat pilar utama transitional justice yakni, kebenaran (truth), keadilan (justice), reparasi (reparation), dan jaminan ketidakberulangan (guarantees of non-recurrence). 

"Keempat pilar ini harus menjadi dasar dalam setiap proses perdamaian agar tidak sekadar menghentikan konflik, tetapi juga memulihkan martabat korban, menegakkan akuntabilitas, dan mencegah kekerasan serupa terjadi kembali," ujarnya.

Lebih lanjut Amelia menekankan, Indonesia dengan sejarah panjang diplomasi bebas-aktif dan solidaritasnya terhadap Palestina, memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal proses ini agar tidak berhenti pada simbolisasi politik semata. 

"Perdamaian sejati adalah ketika hak rakyat Palestina atas tanah, martabat, dan masa depannya diakui sepenuhnya oleh dunia internasional," tegasnya.

Legislator Partai NasDem itu mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dan Kementerian Luar Negeri untuk melanjutkan diplomasi konstruktif dalam kerangka PBB.

"Serta memastikan bahwa misi penjaga perdamaian Indonesia nantinya dijalankan dengan semangat kemanusiaan universal dan prinsip keadilan transisional tersebut," pungkas Amelia.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya