Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance (Foto: A News)

Dunia

JD Vance Pastikan Tak Ada Pasukan AS di Tanah Gaza dan Israel

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 16:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menegaskan bahwa Washington tidak berencana mengerahkan pasukan militernya ke wilayah Gaza maupun Israel. 

“Kami tidak berencana menempatkan pasukan di lapangan,” kata Vance dalam wawancara dengan NBC yang ditayangkan pada Minggu, 12 Oktober 2025. 

Vance menjelaskan, pengawasan terhadap kesepakatan gencatan senjata akan dilakukan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) yang bertanggung jawab atas wilayah Timur Tengah. 


“Mereka akan memantau pelaksanaan gencatan senjata dan memastikan bantuan kemanusiaan tetap mengalir,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah negara mayoritas Muslim telah menawarkan diri untuk mengirim pasukan guna menjaga keamanan di Gaza, sehingga keterlibatan pasukan AS tidak diperlukan. 

“Gencatan senjata ini telah mengakhiri perang di Gaza, tetapi kita harus bekerja keras untuk memastikan perang itu benar-benar berakhir,” tegas Vance.

Rencana gencatan senjata yang diumumkan Trump bulan lalu mencakup pertukaran sandera dengan sekitar 2.000 tahanan Palestina, penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza, serta pembentukan pemerintahan baru tanpa Hamas. 

Namun, rencana pembentukan pasukan keamanan gabungan dari Palestina dan negara-negara Arab-Muslim masih menuai perdebatan, terutama terkait mandat Dewan Keamanan PBB yang ditolak oleh Israel karena dinilai membatasi kebebasan militernya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya