Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: RMOL)

Politik

Presiden Prabowo Siap Tuntaskan Proyek Giant Sea Wall

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di pantai utara Pulau Jawa. Proyek ini disebutnya sebagai salah satu infrastruktur strategis dan vital bagi masa depan Indonesia.

“Saya garis bawahi, salah satu proyek infrastruktur yang sangat strategis, yang sangat vital bagi kita, merupakan suatu mega project tapi harus kita laksanakan, adalah Giant Sea Wall, tanggul laut pantai utara Jawa,” ujar Prabowo lewat video yang diterima redaksi, Senin, 13 Oktober 2025.

Presiden menuturkan, proyek tanggul laut raksasa ini sejatinya telah direncanakan sejak lama oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), tepatnya sejak tahun 1995. Namun hingga kini, pembangunan proyek tersebut belum juga terealisasi.


“Proyek ini sangat vital. Proyek ini berada dalam perencanaan Bappenas sejak tahun 95, bayangkan sejak tahun 95, 30 tahun yang lalu,” ucapnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mengulangi kebiasaan menunda-nunda. Ia berkomitmen untuk segera mengeksekusi proyek tersebut tanpa banyak wacana.

“Tapi kita tidak berkecil hati. Sekarang tidak ada lagi penundaan, sudah nggak perlu lagi banyak bicara, kita akan kerjakan itu segera,” tegasnya.

Proyek Giant Sea Wall nantinya akan membentang sepanjang sekitar 500 kilometer, mulai dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Estimasi biaya yang dibutuhkan mencapai 80 miliar dolar, dengan waktu pengerjaan bertahap selama 15 hingga 20 tahun.

“Untuk di Teluk Jakarta saja kemungkinan 8 sampai 10 tahun, kalau sampai ke Jawa Timur mungkin membutuhkan waktu 15–20 tahun,” jelas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa proyek Giant Sea Wall bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi merupakan langkah penting untuk melindungi wilayah pesisir utara Jawa dari ancaman banjir rob dan naiknya permukaan air laut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya