Berita

Anggota MPR RI, M. Hasanuddin Wahid. (Foto: Humas PKB)

Politik

Cak Udin Ajak Santri Perkuat Cinta NKRI di Era Digital

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 13:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota MPR RI, M. Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’had Aly (STAIMA) Al Hikam, Malang. 

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Karakter Santri Berbasis 4 Pilar Kebangsaan di Era Digital.”

Dalam paparannya, Cak Udin menegaskan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah arus digitalisasi yang kian masif. Menurutnya, menjadi santri sekaligus mahasiswa memiliki nilai dan tanggung jawab moral yang lebih besar.


“Jadi santri plus mahasiswa itu nilainya lebih dari sekadar menjadi mahasiswa. Beban dan tanggung jawabnya juga lebih tinggi. Santri itu tidak ada bekasnya. Bekas santri itu tidak ada. Sekali menjadi santri Al Hikam, selamanya menjadi santri Al Hikam, dan selama itu juga cinta NKRI,” ujar Cak Udin di Aula STAIMA Al Hikam, Senin, 13 Oktober 2025.

Ia menekankan, kecintaan generasi muda terhadap NKRI di era disrupsi sangat bergantung pada lingkungan dan figur yang mereka temui. 

“Kalau mereka melihat kiai, nyai, para gus, ning, dan para dosen cinta terhadap NKRI, maka otomatis mereka juga akan tumbuh menjadi generasi yang cinta NKRI,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekjen PKB itu menyampaikan bahwa santri memiliki keunggulan karakter yang khas karena dibekali nilai, moral, dan adab yang kuat sejak di pesantren.

“Mahasiswa yang hebat belum tentu menjadi santri yang hebat. Tapi kalau menjadi santri yang hebat, lalu kuliah, saya yakin dia akan menjadi mahasiswa yang hebat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Muhammad Nafi’, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang, menegaskan bahwa karakter santri sejatinya sudah melekat dan dihayati para santri sejak awal.

Menurutnya, santri memiliki tiga cinta utama yang menjadi fondasi moralnya yaitu cinta kepada Aswaja, cinta kepada Nahdlatul Ulama, dan cinta kepada NKRI.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya