Berita

Pengesahan Pengurus Eksekutif Nasional LMND periode 2025-2027, dihadiri Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), di Clay Coffe Space, Jakarta Timur, Sabtu 11 Oktober 2025. (Foto: Humas Prima)

Politik

LMND Siap Lawan Kaum Serakahnomics

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 06:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kepengurusan Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN LMND) periode 2025-2027, yang diresmikan dalam Kongres X di Kota Mataram, NTB, pada September lalu siap melawan kaum serakahnomics.

Ketua Umum LMND terpilih, Muh. Isnain Mukadar menekankan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah berupaya berjalan di jalur yang benar, yaitu jalur menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia! 

"Di tengah pusaran zaman yang berubah begitu cepat. Perubahan yang tidak hanya menguji daya pikir, tetapi juga daya juang dan keberpihakan kita," ujar Isnain dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 13 Oktober 2025.


Jalur perjuangan pemerintahan Presiden Prabowo, menurutnya, merupakan cita-cita kemerdekaan bangsa yang hendak diwujudkan bukan dalam bentuk simbolis semata, tetapi dalam kehidupan nyata rakyat yang sejahtera, berdaulat, dan berkeadilan.

Namun faktanya, kata Isnain, jalan menuju cita-cita itu tidak pernah mudah, karena masih terdapat kekuatan yang berusaha menyelewengkannya. 

"Masih ada elite yang memonopoli sumber daya, menumpuk kekayaan di atas penderitaan rakyat, dan mengubah politik menjadi alat transaksi, bukan alat perjuangan. Mereka ingin menjadikan bangsa ini tunduk pada logika pasar, bukan logika keadilan," kata Isnain.

Lebih lanjut, Isnain meyakini, elite-elite yang memonopoli sumber daya ingin menjadikan demokrasi sekadar ritual lima tahunan tanpa partisipasi rakyat yang sadar dan kritis. 

"Mereka adalah kelompok yang serakah, imprealisme-neoliberalisme, oligarki, dan birokrat korup dan di tengah semua itu, kita, mahasiswa dan rakyat progresif, tidak boleh diam," pungkas Isnain.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya