Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan. (Foto: Istimewa)

Politik

Polri di Bawah Kementerian Gagasan Keliru

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 23:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Usulan sejumlah pihak yang menginginkan Polri berada di bawah kementerian merupakan langkah keliru dan merupakan suatu kemunduran bagi kepolisian.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu 12 Oktober 2025.

Edi menegaskan bahwa dalam sistem tata negara dan politik Indonesia, Polri tetap lebih cocok berada di bawah Presiden. 


"Secara politik juga Polri lebih mudah koordinasinya dengan Presiden. Presiden juga lebih mudah mengawasinya," kata Edi yang juga ketua umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan kriminologi indonesia (Adihgi) ini.

Edi melihat Polri di bawah Presiden merupakan ciri khas Indonesia. Selain itu, sejarah Polri sesuai Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946 disebutkan bahwa jabatan kepolisian berada di bawah Perdana Menteri. 

"Sejak saat itu, Polri di bawah Presiden sebagai kepala pemerintahan," kata Edi.

Menurut Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden sudah teruji selama puluhan tahun. Kalau di taruh di bawah kementerian justru suatu kemunduran dan itu sangat berbahaya.

"Karena tekanan terhadap Polri dipredikasi makin besar. Harus diingat Polri itu adalah aparat penegak hukum. Polri harus independen dari pengaruh politik," kata Edi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya