Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati (kanan). (Foto: RMOLJatim)
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati (kanan). (Foto: RMOLJatim)
BNPT sebelumnya mencatat sedikitnya 13 anak dari berbagai daerah di Indonesia terhubung melalui permainan daring yang dijadikan pintu masuk jaringan simpatisan teroris.
Kolaborasi ini dilakukan Pemkot Surabaya untuk memperkuat upaya pencegahan masuknya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di kalangan anak-anak. Kerja sama ini juga sekaligus langkah antisipatif menghadapi ancaman ideologi ekstrem yang kini merambah dunia digital, termasuk permainan daring.
Populer
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36
Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58
Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12
Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45
Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21
Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33
Senin, 09 Februari 2026 | 02:01
UPDATE
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54