Berita

Penandatanganan kerja sama antara Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan bank bjb. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

IPDN Teken MoU Bersama bank bjb

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 16:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama bank bjb dalam rangka pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
 
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb, Yusuf Saadudin dan Rektor IPDN Halilul Khairi di Ruang Rapat Lantai 7 Menara bank bjb, Bandung, Jawa Barat. Kerja sama ini menjadi langkah penting bank bjb dalam memperkuat sinergi antara sektor keuangan dan pendidikan.

Melalui kemitraan dengan IPDN, bank bjb konsisten menghadirkan berbagai solusi perbankan modern yang dapat membantu efisiensi tata kelola keuangan lembaga pendidikan, sekaligus mendukung kesejahteraan civitas akademika.
 

 
"IPDN memiliki peran strategis dalam mencetak kader pemerintahan yang berkompeten dan berintegritas. Kami juga turut serta mendukung ekosistem pendidikan yang profesional dan berdaya saing tinggi," kata Corporate Secretary bank bjb, Herfinia, Minggu, 12 Oktober 2025.
 
Penandatanganan MoU ini mencakup ruang lingkup yang luas, mulai dari penempatan dana hingga penyediaan berbagai fasilitas layanan transaksi keuangan. Hal ini meliputi pemanfaatan produk-produk unggulan bank bjb seperti giro, tabungan, deposito, hingga Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), serta berbagai layanan yang akan dikembangkan ke depan.
 
Selain itu, bank bjb juga menyediakan fasilitas pembiayaan kredit konsumer bagi para ASN di lingkungan IPDN, sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dan pegawai.
 
Dalam kerja sama ini, IPDN juga memanfaatkan fasilitas transaksi perbankan yang meliputi pembayaran gaji, tunjangan, dan layanan pembayaran lainnya. Sistem ini akan memperkuat transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan di lingkungan akademik pemerintahan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya