Berita

Ilustrasi Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: AI)

Olahraga

Permintaan Maaf Erick Thohir Tidak Mempan

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 15:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Erick Thohir jadi bulan-bulanan publik setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Kegagalan Timnas Indonesia dipastikan setelah tumbang dari Irak dengan skor kekalahan 0-1 pada laga kedua Grup B ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah, Minggu dini hari, 12 Oktober 2025.

Bukan tanpa sebab Erick Thohir menjadi target kemarahan publik Tanah Air. Selain menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick juga merangkap sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).


Dua jabatan ini dinilai paling bertanggung jawab atas kegagalan Timnas Indonesia. Mirisnya, dua jabatan ini justru ambil sekaligus oleh Erick Thohir.

Publik seolah sudah terlanjur marah. Permintaan maaf dari sang Menpora pun seakan tak mempan mengobati kekecewaan pecinta sepak bola Tanah Air.

"Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan," demikian antara lain disampaikan Erick melalui media sosial Instagramnya, Minggu, 12 Oktober 2025.

Unggahan mantan Menteri BUMN ini langsung dibanjiri komentar warganet. Hingga Minggu sore ini, setidaknya sudah lebih dari 142 ribu komentar membanjiri unggahan sang Ketum PSSI.

Alih-alih mendapat simpati publik dan meredakan amarah publik, permintaan maaf Erick Thohir seolah hanya dianggap sebagai angin lalu.

"Anda berhasil membuat pecinta sepak bola patah hati pak. Anda hebat," komentar bernada satire dari akun andri_cekgu.

"Pejabat tidak boleh mencari pembenaran untuk tindakan merangkap jabatan. Sebaiknya mereka mengundurkan diri dari salah satu jabatan untuk menjaga integritas dan keteladanan," balas akun febyunial menyinggung rangkap jabatan Erick Thohir.

"Ketum PSSI meminta maaf kepada Pak Menpora atas kegagalan malam ini," tulis akun aryamilitanlamongan.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya