Berita

Tentara berjaga di perbatasan Pakistan-Afghanistan, Chaman, Pakistan (Foto: AP)

Dunia

Pakistan Tutup Perbatasan dengan Afghanistan Usai Baku Tembak

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 14:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Pakistan menutup sejumlah pintu perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu, 12 Oktober 3025 setelah terjadi baku tembak antara pasukan kedua negara di wilayah perbatasan. 

Ketegangan tersebut merupakan buntut dari serangan udara Pakistan di Afghanistan pada awal pekan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menyebutkan bahwa pasukan mereka melepaskan tembakan ke pos perbatasan Pakistan pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025. Tindakan itu diklaim sebagai balasan atas serangan udara Pakistan.


Pihak Pakistan membalas dengan tembakan senjata dan artileri. Beberapa pos perbatasan Afghanistan hancur akibat serangan balasan.

Pertempuran mereda pada Minggu pagi. Namun, tembakan sporadis masih terdengar di wilayah Kurram, Pakistan.

Sebagai langkah pengamanan, Pakistan menutup dua gerbang utama di perbatasan, yakni Torkham dan Chaman. Tiga jalur penyeberangan kecil, Kharlachi, Angoor Adda, dan Ghulam Khan, juga ikut ditutup. 

Penutupan berdampak langsung terhadap arus orang dan barang antara kedua negara.

Pihak Kabul belum memberikan tanggapan resmi atas penutupan perbatasan ini. Namun, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menegaskan bahwa tidak ada ancaman di wilayah Afghanistan. 

“Tidak ada bentuk ancaman apa pun di wilayah Afghanistan,” ujarnya, seperti dimuat Reuters.

Pakistan dan Afghanistan berbagi perbatasan sepanjang 2.600 kilometer. Islamabad menuduh pemerintahan Taliban melindungi kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang sering melancarkan serangan terhadap target di Pakistan. 

Serangan udara Pakistan pada Kamis lalu, 9 Oktober 2025 dilaporkan menargetkan pemimpin TTP di Kabul, namun belum dipastikan apakah target tersebut berhasil dilumpuhkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya