Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (Istimewa)

Politik

Prabowo Sudah Lelah Selalu Digelendotin Jokowi

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto disebut sudah lelah selalu digelendotin mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Untuk itu, Prabowo diharapkan untuk melepaskan gelendotan Jokowi dan fokus membangun kepentingan anak bangsa.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto dalam acara podcast di YouTube Forum Keadilan TV berjudul "Hari Purwanto: Prabowo Resah Digelendoti Jokowi".

Hari mengatakan, di tahun kedua pemerintahan, Prabowo harus lebih fokus memikirkan bangsa ketimbang memikirkan hal-hal yang menjadi beban, salah satunya beban keluarga Jokowi.


"Sekarang apa kontribusi yang bisa diberikan Jokowi terhadap estafet pemerintahan selanjutnya kepada Prabowo? Sampai akhirnya Prabowo mengatakan IKN itu hanya sebagai ibu kota politik. Artinya yang saya tangkap, Jakarta tetap menjadi ibu kota utama. Aktifitas politik cukup di sana saja," kata Hari seperti dikutip RMOL, Minggu, 12 Oktober 2025.

Hari menyebut bahwa, pernyataan Prabowo tersebut menjadi sinyal bahwa Prabowo mulai melepas bayang-bayang Jokowi.

"Banyak statement-statement yang sudah mulai berbeda. Tentunya itu bagian sinyal yang disampaikan oleh Prabowo. Kalau bahasanya sebenarnya, 'Jok gue lelah nih lho, lo gelendotin'. Bahasanya gitu, 'Udah lelah gue digelendotin lo'. Kasian nih masyarakat 280 juta ini," terang Hari.

Mengingat kata Hari, ketika Jokowi menjadi presiden pada 2014 lalu, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak cawe-cawe seperti Jokowi di pemerintahan Prabowo.

"Bahkan (masa transisi SBY ke Jokowi) kondisi keuangan juga nggak terlalu rusak gitu loh. Ini kan warisannya 10 tahun gitu. Sudah disuruh nemenin anaknya, kondisi negara keuangan devisanya tidak jelas, utang menumpuk, ditambah bangunan IKN yang terbengkalai. Coba, kalau nggak kita bilang pembohong apa dong? Jejak digital banyak tuh Pinokionya," jelas Hari.

Untuk itu, Hari berharap Prabowo dapat menorehkan sebuah kepemimpinan yang betul-betul ikhlas menjalankan rodanya pemerintahan demi kemajuan bangsa.

"Yang gelendotin sudah lah, dilepas saja gitu loh. Pesan saya buat Prabowo itu saja. Pak Presiden sudah lah, yang gelendotin bapak lepas saja deh. Kehidupan bapak tuh dari ini (Jokowi) sudah selesai gitu kan. Bapak fokus membangun kepentingan untuk anak bangsa. Kalau memang ada generasi-generasi tua yang masih berpikir menyelamatkan kantong pribadinya pak, tebas saja sudah. Kan pidatonya jelas waktu di keuangan di Agustus kan gitu," pungkas Hari.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya