Berita

Raja Maroko, Mohammed VI (Foto: MAP)

Dunia

Raja Maroko Serukan Pemerataan Pembangunan Daerah di Sidang Parlemen

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 00:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Mohammed VI menyampaikan pidato di depan Parlemen Maroko dalam rangka pembukaan sesi pertama tahun legislatif kelima dari masa jabatan ke-11.

Mengutip laporan yang diterima redaksi, Sabtu, 11 Oktober 2025, acara tersebut juga dihadiri oleh Putra Mahkota Moulay El Hassan dan Pangeran Moulay Rachid.

Dalam pidatonya, Raja menyampaikan apresiasi kepada anggota parlemen atas kontribusi mereka dalam bidang legislasi, pengawasan terhadap tindakan pemerintah, serta evaluasi kebijakan publik. 


Ia juga mendorong kerja sama yang lebih erat antara diplomasi parlementer dan diplomasi resmi negara. 

“Saya mengapresiasi kerja Anda di bidang legislasi, pengawasan, dan evaluasi kebijakan publik. Saya menyerukan ketekunan dan efektivitas yang lebih besar dalam kerja sama dengan diplomasi resmi,” ujar Raja Mohammed VI.

Ia mengingatkan bahwa tahun legislatif ini merupakan tahun terakhir masa jabatan anggota Dewan Perwakilan. Menurutnya parlemen harus bekerja serius dalam menuntaskan rencana legislasi, memastikan kelanjutan program, serta fokus pada isu-isu penting bagi masyarakat. 

“Gunakan tahun terakhir ini untuk bekerja secara serius dan bertanggung jawab, menyelesaikan rencana legislatif, melaksanakan program yang ada, dan melayani kepentingan rakyat dengan tekad,” tegasnya.

Pembangunan daerah menjadi fokus utama dalam pidato tersebut. Raja menyebut bahwa pemerataan sosial dan wilayah bukan sekadar slogan, melainkan kebijakan strategis yang harus menjadi dasar semua kebijakan pembangunan. 

“Pencapaian keadilan sosial dan pengurangan kesenjangan antarwilayah bukanlah slogan kosong. Ini adalah kebijakan strategis yang harus menjadi pegangan semua pihak,” kata Raja.

Ia menyerukan percepatan pelaksanaan program pembangunan generasi baru yang mencakup inisiatif daerah, penciptaan lapangan kerja untuk pemuda, serta kemajuan nyata di sektor pendidikan dan kesehatan. 

Raja juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan metode kerja berbasis data lapangan serta teknologi digital untuk mendukung pembangunan yang merata.

Lebih lanjut Raja menyoroti tiga prioritas utama: pembangunan wilayah pegunungan dan oasis, pemanfaatan wilayah pesisir secara berkelanjutan melalui kebijakan terpadu, serta perluasan program pusat-pusat pedesaan berkembang untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. 

“Perhatian khusus harus diberikan pada wilayah yang paling rentan, terutama daerah pegunungan yang mencakup 30 persen wilayah nasional,” ungkapnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya