Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Menkeu Purbaya Janji Naikkan Insentif Pegawai Pajak Jika Rasio Naik Jadi 12 Persen

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 23:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan insentif khusus bagi pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) jika rasio pajak Indonesia mampu meningkat dari 10 persen menjadi 12 persen dalam satu tahun ke depan.

Purbaya menegaskan, pemberian insentif tersebut akan dibarengi dengan penerapan sanksi tegas bagi pegawai yang terbukti melakukan kecurangan.

“Supaya fair treatment, ada hukuman, ada juga reward kalau mereka bekerja dengan baik,” kata Purbaya melalui sambungan Zoom pada Jumat, 10 Oktober 2025.


Ia menegaskan akan melakukan bersih-bersih di lingkungan DJP dan Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk memastikan tidak ada lagi praktik penyelewengan yang merugikan negara.

“Jadi saya melihat ke depan, kalau ada macam-macam yang enggak ada ampun. Tapi yang belakang-belakang saya enggak tahu, kusut tuh, biar aja dulu. Nanti kalau ada proses, ada temuan, baru kita proses,” ujarnya.

Menurut Purbaya, sistem pembinaan pegawai ke depan akan menerapkan prinsip keseimbangan antara penghargaan dan hukuman. 

Pegawai yang berintegritas dan berprestasi akan diberi ruang untuk berkembang tanpa gangguan, sementara mereka yang menyeleweng akan ditindak tegas.

“Target saya adalah ke depan jangan main-main. Supaya ada fair treatment untuk pegawai Bea Cukai dan Pajak, dalam pengertian gini, kalau bagus dikasih penghargaan dan enggak diganggu, tapi di saat yang bersamaan juga jangan ada penyelewengan-penyelewengan,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto telah memecat 26 pegawai DJP yang terbukti menerima uang suap. Purbaya menilai langkah tersebut sudah tepat dan menjadi sinyal kuat pembersihan di tubuh DJP.

“Ya biar saja (pegawai DJP dipecat), kita lakukan pembersihan di situ. Message-nya adalah ke teman-teman pajak yang lain, sekarang bukan saatnya main-main lagi,” kata Purbaya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya