Berita

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. (Foto: RMOL)

Politik

Misbakhun Takut Menkeu Purbaya Ceplas-Ceplos?

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun yang sempat menyela Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja perdana pada Rabu, 10 September 2025, menyisakan tanda tanya besar. 

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus merasa heran dengan sikap Misbakhun terhadap Menkeu Purbaya. 

“Kan kelihatan sekali pimpinan Komisi XI sesungguhnya kita duga ketakutan akan gaya Menkeu yang bisa saja jadi bumerang bagi anggota Komisi XI,” kata Lucius kepada RMOL, Sabtu, 11 Oktober 2025. 


Menurut Lucius, sikap Misbakhun mendadak menyela Menkeu Purbaya untuk menghentikan rapat ketika menyoal dana pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia (BI), patut dipertanyakan. Sebab, kata dia, sikap tersebut sangat tidak etis. 

“Kesannya Komisi XI nggak peduli dengan jawaban menteri, atau mereka terlalu khawatir dengan jawaban menteri yang bisa saja membongkar borok mereka?” tanya Lucius.

Padahal, kata Lucius, Pimpinan DPR RI dalam beberapa kesempatan sangat tegas meminta para anggota dewan untuk transparan kepada publik. 

“Begitulah soal transparansi parlemen kita ini. Banyak hal yang seharusnya dibuka ke publik tetapi DPR justru memilih untuk menutupinya. Persoalan tunjangan reses, misalnya,  sampai saat ini belum kita lihat transparansi kegiatan dan penggunaan anggarannya,” katanya.

Menurut Lucius, persoalan anggaran negara yang mengendap di BI tersebut sangat penting untuk diketahui oleh publik. 

Apalagi, ada sejumlah anggota Komisi XI DPR terseret kasus dana program sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

“Ketika Menkeu Purbaya datang dengan gaya bicara yang ceplas ceplos, jadi berbahaya bagi Komisi XI?” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya