Berita

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Indrajaya (Foto: Dokumen Indrajaya)

Politik

DPR Apresiasi Langkah Presiden Percepat Pembangunan Papua

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 14:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR RI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang melantik Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua. Anggota Komisi II Fraksi PKB, Indrajaya, menyebut pembentukan komite ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

“Komite ini diharapkan menjadi wadah koordinasi dan inovasi kebijakan yang berorientasi pada rakyat serta mampu mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Papua,” ujar Indrajaya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 11 Oktober 2025. 

Keberadaan komite juga penting sebagai jembatan antara pemerintah pusat dan enam provinsi di Tanah Papua agar seluruh program pembangunan berjalan sinergis dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat. 


Ia berharap Komite Eksekutif mampu mengawal delapan agenda besar dalam kerangka *Asta Cita* kontekstual Papua, meliputi pembangunan politik, ekonomi, infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan yang baik.

Legislator asal Papua Selatan itu menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, sebagai fondasi utama bagi kemajuan Papua di masa depan.

Selain itu, Indrajaya mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar pembangunan berjalan terintegrasi dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan.

“Papua memiliki sumber daya maritim yang melimpah. Jika dikelola secara berkelanjutan, potensi ini dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Dengan kerja bersama dan koordinasi kuat antara pusat dan daerah, Papua pasti akan semakin maju dan sejahtera,” pungkas Indrajaya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya