Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Terjungkal setelah Trump Umumkan Tarif 100 Persen China

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 13:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin (BTC) merosot tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif baru hingga 100 persen untuk produk asal China. Langkah ini memicu kepanikan di pasar global dan membuat investor kripto bergegas keluar dari aset berisiko.

Menurut data CoinMarcetCap pada Sabtu, 11 Oktober 2025, harga Bitcoin turun 7,2 persen menjadi sekitar 112.848 Dolar AS, atau setara Rp1,82 miliar. Di beberapa bursa, harga sempat merosot ke 101.000 Dolar AS sebelum kembali pulih.

Trump pada Jumat menyatakan akan mengenakan tarif besar terhadap ekspor China ke AS serta membatasi ekspor perangkat lunak penting. Kebijakan itu merupakan balasan atas keputusan Beijing yang membatasi ekspor mineral tanah jarang.


Ketegangan tersebut langsung mengguncang pasar kripto. Dalam sehari, kapitalisasi pasar digital kehilangan sekitar 670 miliar Dolar AS, atau hampir Rp10.787 triliun. Investor global beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas dan obligasi AS.

Secara teknikal, Bitcoin menembus di bawah level rata-rata pergerakan 30 harinya di 116.490 Dolar AS dan melewati batas Fibonacci 23,6 persen di 121.097 Dolar AS. Penurunan ini membatalkan tren naik jangka pendek yang sebelumnya terbentuk sejak September.

Meski begitu, ada kabar positif dari sisi institusional. Morgan Stanley berencana membuka akses ETF Bitcoin bagi akun pensiun mulai 15 Oktober, yang berpotensi memicu arus dana baru hingga 7 triliun Dolar AS. Namun, rencana ini tertahan oleh sentimen negatif akibat kebijakan tarif Trump.

Kini pasar menunggu, apakah Bitcoin bisa kembali menembus level 117.000 Dolar AS untuk memulihkan momentum, atau justru terus melemah jika ketegangan dagang memburuk.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya