Berita

Taman Pembelajaran Al Quran (TPA) Natabel Jannah. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

TPA Natabel Jannah Persembahan Wakapolri untuk Generasi Qurani

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 20:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebutuhan pendidikan akhlak dan keagamaan menjadi semakin penting di tengah kehidupan masyarakat yang kian modern.

Berangkat dari kondisi inilah Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo mendirikan Taman Pembelajaran Al Quran (TPA) Natabel Jannah di kawasan padat penduduk Kompleks Jalan Lamtorogung, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya.

TPA Natabel Jannah hadir sebagai tempat belajar sekaligus wadah pembinaan rohani bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi.


"Kami ingin agar anak-anak sejak dini mencintai Al Quran, memiliki akhlak karimah, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat," kata pengelola TPA Natabel Jannah, Ustaz Azizurrahman, Jumat, 10 Oktober 2025.

Seluruh kegiatan di TPA tidak dipungut biaya sepeser pun. Baik pendaftaran maupun biaya bulanan semuanya ditanggung langsung oleh pendiri sebagai bentuk ketulusan dan kepedulian terhadap pendidikan agama bagi masyarakat.

Dengan dukungan para ustaz dan ustazah, para santri mendapatkan pembelajaran mencakup tahsin, tahfiz, adab Islami, doa-doa harian, hingga pembiasaan ibadah. Hingga kini, sebanyak 85 santri aktif mengikuti pembelajaran di TPA Natabel Jannah.

Keberadaan TPA Natabel Jannah Palangka Raya menjadi inspirasi sekaligus teladan, bahwa pendidikan agama dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat bila dibangun dengan niat tulus dan ikhlas.

"Dari tempat sederhana inilah, semangat membangun generasi Qurani terus menyala untuk masa depan yang lebih beriman dan berakhlak," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya