Berita

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). (Foto: Istimewa)

Politik

FSPPB: Menyelamatkan Pertamina, Menyelamatkan Negara

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menyelamatkan Pertamina dari isu-isu negatif.

Presiden FSPPB Arie Gumilar menilai, belakangan ada upaya massif menyudutkan citra Pertamina sebagai perusahaan milik negara.

Kata dia, kal tersebut mulai tudingan bahan bakar minyak oplosan, angka ron tidak sesuai, serta produk-produk Pertamina yang digembar-gemborkan berkualitas buruk.


"Kami di FSPPB meyakini pembusukan citra Pertamina ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari skenario besar untuk mempercepat swastanisasi pengelolaan energi nasional," kata Arie dalam keterangan tertulis, Jumat 10 Oktober 2025.

Arie mengingatkan masyarakat harus sadar bahwa ancaman terhadap kedaulatan energi bukan sekadar isu korporasi, melainkan ancaman eksistensial terhadap masa depan bangsa.

"Jika energi dikendalikan oleh swasta dan asing, maka kemakmuran dan kedaulatan rakyat akan ikut tergadai," tuturnya.

Dia pun mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga citra Pertamina demi eksistensi dan kedaulatan energi nasional.

"Karena menyelamatkan Pertamina berarti menyelamatkan rakyat dan negara," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya