Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI dan OJK Masih Terus Kaji Penyesuaian Jam Perdagangan Saham

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana penyesuaian jam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih dalam tahap kajian. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, mengatakan, saat ini BEI Bersama OJK tengah melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kebijakan baru sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menurutnya, kajian mencakup kesiapan infrastruktur, dampak bagi pelaku pasar, keselarasan dengan bursa regional, hingga efektivitas kebijakan terhadap likuiditas dan efisiensi transaksi. 

“Setiap keputusan akan diambil dengan prinsip kehati-hatian dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Inarno Djajadi, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Jumat 10 Oktober 2025. 


Sebelumnya, BEI tengah mempertimbangkan kemungkinan memperpanjang jam perdagangan. Hal ini sebagai upaya terbaru untuk menarik kembali minat investor. 

Diberitakan RMOL sebelumnya bahwa salah satu opsinya adalah memajukan waktu pembukaan perdagangan menjadi pukul 08.00 WIB, dari yang semua pukul 09.00 WIB. Hal ini agar lebih sesuai dengan zona waktu investor Asia. Kemudian menutup perdagangan lebih lambat hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini untuk mengakomodasi pelaku pasar dari Eropa.

Selain jam perdagangan, BEI mengkaji ulang jumlah lot saham agar lebih terjangkau bagi investor pemula. Tren global menunjukkan sejumlah bursa seperti London dan Korea telah menetapkan satuan lot lebih kecil, bahkan satu lembar per lot.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya