Berita

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Suntikan Dana Rp200 Triliun Dongkrak Kredit

Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5,5 Persen
KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 16:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah optimis stimulus dana pemerintah Rp200 triliun yang ditempatkan di sejumlah bank nasional dapat mendongkrak perekonomian nasional pada kuartal IV-2025.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, pemerintah sebagian besar dana tersebut telah terserap dan berputar di sektor riil melalui penyaluran kredit. 

"Ini kebijakan yang kelihatannya simpel, hanya meminjakan cash, tetapi dampaknya bagi pertumbuhan kredit kita harapkan kalau di Agustus kita masih 7 persen. Nah ini kita berharap di akhir tahun ini bisa menuju ke 10 persen," kata Febrio, di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, pada Kamis 9 Oktober 2025.


Febrio merinci, Bank Mandiri telah menyerap dana 74 persen, BRI 62 persen, BNI 50 persen, BTN 19 persen, dan BSI 55 persen dari total yang diberikan pemerintah.

Dengan tren tersebut, Febrio optimis pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal akhir tahun ini akan melampaui ekspektasi. 

"Sehingga itu akan berdampak langsung pada kinerja PDB kita di kuartal IV. Kita harapkan di Q4 itu pertumbuhannya bisa mencapai sekitar 5,5 persen," tandas Febrio.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya