Berita

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani(Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Patriot Bond Segera Kantongi Izin OJK

KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 07:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan proses registrasi Obligasi Patriot atau Patriot Bond Bond di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan rampung pada pekan depan. 

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, memastikan setelah terdaftar, obligasi tersebut ditargetkan terbit bulan ini untuk mendanai proyek waste to energy (WtE) di Indonesia.

“Ya, bulan ini selesai. Sudah diregistrasikan ke OJK, pertengahan bulan selesai,” ujar Rosan di sela Investor Daily Summit 2025, Jakarta, Rabu 8 Oktober 2025. 


Sebelumnya, Danantara telah mengajukan izin registrasi penerbitan Patriot Bond kepada OJK pada awal Oktober 2025 lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir dalam wawancara dengan Bloomberg TV. 

Menurutnya, tahapan ini sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 7/2017 tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

“Proses registrasi sudah berjalan, dan kami senang melihat antusiasme investor terhadap Patriot Bond,” kata Pandu.

Dikutip dari Bisnis.com, hingga 19 September 2025, minat investor terhadap Patriot Bond mencapai Rp51,75 triliun dari 46 investor, melebihi target awal Rp50 triliun alias oversubscribed.

Sejalan dengan kesuksesan tersebut, Pandu mengungkapkan bahwa Danantara tidak menutup kemungkinan bakal menerbitkan surat utang lanjutan. Namun, keberlanjutan program tersebut akan sangat bergantung pada keberhasilan pelaksanaan proyek WtE tahap pertama, termasuk efektivitasnya dalam mengubah sampah menjadi energi dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Yang terpenting bukan berapa banyak obligasi diterbitkan, tapi bagaimana dana itu digunakan untuk memberi dampak nyata bagi ekonomi,” tegas Pandu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya