Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Tambah Dua Wamen Tanpa Reshuffle

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 19:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menambah dua kursi wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih tanpa melakukan reshuffle atau pencopotan pejabat lama. 

Penambahan ini dilakukan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025, Presiden Prabowo melantik mantan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri, Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). 


Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan 2024-2029.

Dengan penunjukan ini, Akhmad akan bekerja bersama dua Wamendagri lainnya, yakni Bima Arya Sugiarto dan Ribka Haluk. Artinya, Kemendagri kini memiliki tiga wakil menteri.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penambahan kursi Wamendagri merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pemerintahan di daerah.

“Negara kita sangat besar, 514 kabupaten dan 38 provinsi. Bapak Presiden merasa perlu memberikan tambahan kekuatan di Kementerian Dalam Negeri dengan mengangkat satu Wakil Menteri Dalam Negeri,” ujar Prasetyo usai pelantikan.

Selain Akhmad Wiyagus, Presiden Prabowo juga melantik Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes). 

Pelantikan Benjamin dilakukan berdasarkan Keppres Nomor 32/M Tahun 2025. Dengan demikian, kini terdapat dua Wamenkes, yakni Benjamin dan Dante Saksono Harbuwono.

Prasetyo menegaskan, penambahan wakil menteri di Kemenkes dilakukan untuk membantu mempercepat penanganan berbagai persoalan kesehatan nasional, termasuk di Badan Gizi Nasional.

“Begitu besar dan begitu berat tugas di Kementerian Kesehatan, termasuk untuk membantu memastikan beberapa masalah yang terjadi di Badan Gizi Nasional. Maka Presiden memutuskan menambah satu Wakil Menteri di Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya