Berita

Presiden Ekuador Daniel Noboa (Foto: Reuters)

Dunia

500 Warga Serang Iring-iringan Mobil Presiden Ekuador

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan sekelompok besar pengunjuk rasa yang melemparkan batu ke arah iring-iringan kendaraan presiden. 

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan atas kebijakan pemerintah menghapus subsidi bahan bakar.

Menteri Lingkungan dan Energi Ekuador, Ines Manzano, menyebut peristiwa itu sebagai upaya pembunuhan terhadap presiden. Ia mengatakan sekitar 500 orang mengepung rombongan Noboa dan melempari mobil dengan batu. 


“Terdapat tanda-tanda kerusakan akibat peluru pada mobil Presiden,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 8 Oktober 2025. 

Dikatakan Manzano, lima orang telah ditahan dan dilaporkan ke pihak berwenang.

Kantor kepresidenan menyatakan para pelaku akan dijerat dengan tuduhan terorisme dan percobaan pembunuhan. 

Dalam pidato di sebuah acara mahasiswa di Cuenca, sekitar 77 km dari lokasi serangan, Noboa menegaskan pemerintahnya tidak akan mentolerir aksi kekerasan semacam itu. 

“Jangan tiru contoh buruk mereka yang berusaha menghentikan kami dan mencoba menyerang kami. Tindakan seperti ini tidak akan diterima di Ekuador yang baru, dan hukum berlaku untuk semua,” tegas Noboa.

Namun, Federasi Adat Nasional Ekuador (CONAIE) menuduh aparat melakukan kekerasan terhadap warga yang berdemonstrasi menyambut kedatangan presiden. Mereka menyebut aksi brutal polisi dan militer juga menyasar perempuan lanjut usia.

“Setidaknya lima orang ditahan secara sewenang-wenang,” tulis CONAIE di media sosial X, disertai video penangkapan seorang perempuan dengan pakaian tradisional.

Aksi protes ini merupakan bagian dari pemogokan nasional yang dilancarkan CONAIE sejak 16 hari lalu untuk menentang pencabutan subsidi diesel. 

Pemerintah berdalih kebijakan tersebut dapat menghemat sekitar 1,1 miliar dolar AS per tahun, yang akan dialihkan sebagai kompensasi untuk petani kecil dan pekerja sektor transportasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya