Berita

Resepsi Double Tenth Day ke-114 di Jakarta, Selasa malam, 7 Oktober 2025 (Foto: TETO)

Dunia

TETO Rayakan Hari Nasional Taiwan di Jakarta

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 09:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Taipei Economic and Trade Office (TETO) menggelar resepsi perayaan Hari Nasional Republik of China (Taiwan) atau Double Tenth Day ke-114 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa malam, 7 Oktober 2025.

Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kerja sama Indonesia-Taiwan di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan hingga pertukaran masyarakat.

Perayaan berlangsung meriah dengan kehadiran sekitar 800 tamu undangan, terdiri dari pejabat pemerintah Indonesia, anggota parlemen, korps diplomatik, komunitas Tionghoa, pengusaha Taiwan, lembaga pemikir (think tank), pelaku seni dan budaya, serta media. 


Dalam sambutannya, Representative TETO Bruce Hung menyoroti peran penting semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan modern, sekaligus menegaskan posisi strategis Taiwan dalam ekosistem global teknologi. 

“Pameran teknologi internasional COMPUTEX yang diselenggarakan di Taipei tahun ini telah menjadi ajang AI paling bergengsi di dunia. Para CEO dari perusahaan teknologi terkemuka hadir langsung di COMPUTEX, dan Nvidia bahkan mengumumkan pendirian kantor pusat Nvidia serta pusat superkomputer AI pertama di Taipei,” ujarnya. 

Resepsi kali ini turut dimeriahkan oleh penampilan siswa Sekolah Taipei di Jakarta, serta suguhan kuliner khas Taiwan seperti xiaolongbao Din Tai Fung, bubble tea Xing Fu Tang, teh Chatime, es serut Taiwan, teh oolong dari 63 Tea House, dan kopi “Golden Malabar” produksi pengusaha Taiwan di Indonesia. 

Sebuah pahatan es raksasa berbentuk Gedung Taipei 101 menghiasi lokasi acara, membawa nuansa khas Taiwan ke jantung ibu kota. Acara juga menayangkan film “Resilient Taiwan” yang memperkenalkan kemajuan teknologi, politik, ekonomi, serta keindahan alam dan budaya Taiwan. 

Perayaan ditutup dengan doa dan ucapan selamat dari para tamu undangan, menandai eratnya ikatan persahabatan kedua negara.

Hubungan Taiwan dan Indonesia juga menunjukkan perkembangan signifikan di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertukaran masyarakat. 

Taiwan kini menjadi mitra dagang terbesar ke-10 Indonesia serta salah satu sumber investasi asing penting, dengan nilai perdagangan bilateral pada 2024 mencapai hampir 11 miliar dolar AS. 

Selain itu, lebih dari 320.000 pekerja migran Indonesia dan sekitar 18.000 pelajar Indonesia bekerja serta menempuh pendidikan di Taiwan, mencerminkan lingkungan kerja dan pendidikan yang ramah serta terbuka.

Taiwan juga terus memperluas kerja sama dengan Indonesia dalam sektor pariwisata, pertanian, dan kesehatan. Upaya ini sejalan dengan visi Presiden Lai Ching-te tentang “Diplomasi Berbasis Nilai” serta konsep “Diplomasi Terpadu” yang dicanangkan Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung. 

Melalui pendekatan ini, Taiwan aktif memperdalam kemitraan dengan negara-negara yang memiliki nilai serupa dalam tiga pilar utama: demokrasi, perdamaian, dan kemakmuran.

Sebagai anggota komunitas internasional yang aktif dan bertanggung jawab, Taiwan terus berkontribusi di berbagai bidang strategis seperti kesehatan, pertanian, dan manufaktur semikonduktor. 

Slogan “Taiwan Can Help” (Taiwan Bisa Membantu) menjadi bukti nyata bahwa meski berukuran kecil, Taiwan memiliki pengalaman sukses yang siap dibagikan untuk menciptakan dampak positif secara global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya