Berita

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Foto: RMOL)

Politik

Meritokrasi Kunci Indonesia Jadi Negara Maju

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 07:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membeberkan langkah yang harus diambil Indonesia untuk bisa menjadi negara maju.

Lewat akun X miliknya, Sandi mengatakan bahwa negara-negara maju memiliki pola yang sama yakni menghargai kerja keras dan prestasi, bukan kedekatan atau kekuasaan. 

“Kalau kita lihat negara-negara maju, kuncinya mereka menegakkan meritokrasi, tegas melawan korupsi, dan selalu hadir dengan solusi di tengah tantangan ekonomi,” ujar Sandiaga seperti dikutip redaksi, Rabu, 8 Oktober 2025.


Prinsip itu, menurutnya, menjadi fondasi penting agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan berkeadilan. Indonesia pun sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. 

“Indonesia punya sumber daya yang luar biasa melimpah, anak mudanya kreatif dan inovatif, seharusnya bisa jauh lebih maju,” tegasnya.

Sandiaga juga menyampaikan pesan optimistis kepada generasi muda agar terus berani bermimpi, berinovasi, dan tidak menyerah menghadapi tantangan.

“Ayo anak-anak muda, masa depan ada di tangan kalian, semangat!” seru mantan Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan tersebut.

Menurutnya, optimisme dan kerja nyata harus berjalan seiring. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, Sandiaga yakin Indonesia bisa melompat lebih cepat menuju negara maju.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya