Berita

Pengawasan bersama pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III yang digelar Bawaslu di Kota Tengerang, Banten, Selasa 7 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu Awasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar pengawasan Bersama atas pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III, yang digelar di 14 daerah, mulai Selasa 7 Oktober 2025.

Berdasarkan informasi yang diperoleh RMOL, hari ini digelar pengawasan bersama media massa di tiga titik, yaitu Kota Serang dan Kota Tengerang, Banten; serta Bengkulu.

Seperti di Tangerang, digelar pengawasan bersama yang dihadiri oleh Divisi Pengawasan Bawaslu RI, Anggota Bawaslu Provinsi Banten Liah Culiah, dan Ketua Bawaslu Kota Tangerang Komarullah.


Komarullah menjelaskan, pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang dilakukan Bawaslu merupakan hasil Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III.

"Kita minta data KPU untuk terkait masalah yang meninggal ya. Jadi dapat data KPU, hari ini kita uji petik ya," ujar Komarullah di Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa 7 Oktober 2025.

Dia memastikan, jajaran Bawaslu Kota Tengerang dengan didampingi supervisi KPU Provinsi Banten dan Bawaslu RI, akan turun langsung ke rumah warga dari sampel 7 data pemilih yang diduga bermasalah.

"Karena itu bukti bahwasannya kita kerja. Benar nggak data KPU itu terkait masalah yang meninggal, makanya hari ini kita uji petik langsung ke lokasi. Kita hari ini uji sampling saja, yang meninggal, selanjutnya pindah masuk dan lain sebagainya," kata Komarullah. 

"Tujuh yang meninggal itu masih masuk DPT atau seperti apa? Kalau meninggal berarti data sudah dihapus ya, makanya kita lihat apakah itu benar atau tidak. Karena kemarin waktu Triwulan II kita menemukan data meninggal ternyata di wilayah itu RT/RW maupun keluarga nggak tahu," sambungnya.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya