Berita

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad, dalam konferensi pers gelaran STQH ke-28 di Kota Kendari, di Jakarta, Selasa 7 Oktober 2025 (foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Kemenag Pikat Ribuan Santri Terbaik Berlaga di STQH Nasional di Kendari

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 14:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-28 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 12-17 Oktober 2025 mendatang. Sebanyak 1.027 hafidz, pelantun AlQuran, hingga penghafal hadis (muhadits), dari seluruh provinsi di Indonesia akan memeriahkan ajang keagamaan bergengsi ini.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan, STQH ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum strategis untuk menguatkan syiar Al Quran dan Hadist sekaligus merawat harmoni sosial dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

STQH tahun ini mengusung tema “Al Quran dan Hadis Merawat Peradaban dan Melestarikan Lingkungan”. Abu Rokhmat menuturkan bahwa tema tersebut mencerminkan sinergi antara program prioritas Menteri Agama tentang moderasi beragama, cinta kemanusiaan, serta pendekatan ekoteologi dalam konteks pelestarian lingkungan.


“Tema ini berkaitan erat dengan program prioritas pemerintahan, terutama yang berhubungan dengan moderasi beragama, cinta kemanusiaan, serta pelestarian lingkungan,” ujar Abu Rokhmad dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Thamrin, Jakarta, Selasa 7 Oktober 2025. 

Acara pembukaan akan berlangsung pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025 dan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto. "Kami mengundang Bapak Presiden Prabowo untuk hadir langsung membuka STQH Nasional ke-28. Kehadiran beliau akan menjadi dukungan moral yang besar bagi seluruh peserta dan panitia," ujar Abu Rokhmad.

Ajang STQH akan mempertandingkan sejumlah cabang, antara lain seni baca Al Quran (qira’at), hafalan Al Quran, tafsir Al Quran berbahasa Arab, serta Musabaqah Al Hadits yang mencakup hafalan 100 hadits bersanad, 500 hadits tanpa sanad, dan karya tulis ilmiah tentang hadist.

Total peserta yang akan hadir mencapai 3.921 orang, yang terdiri dari 1.027 peserta inti, 663 peserta pendamping, 364 cadangan, serta pelatih dan official sebanyak 1.500 orang. Selain itu, hadir pula 72 dewan hakim, 250 pejabat pusat dan daerah, serta 10 tamu negara.

Selain kompetisi utama, kata Abu Rokhmad, Kemenag juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung seperti Malam Ta’aruf bersama Dirjen Bimas Islam, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangrukka, dewan hakim, serta para peserta dari 37 provinsi.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya