Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers Perundingan ASEAN DEFA Putaran ke-14 di Jakarta, pada Selasa, 7 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Airlangga: Indonesia akan Pimpin Ekonomi Digital ASEAN, Nilainya Rp5.960 Triliun

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 13:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia akan menjadi pemimpin dalam pengembangan ekonomi digital di kawasan ASEAN dengan nilai ekonomi diproyeksi mencapai 360 miliar Dolar AS (Rp5.960 triliun) pada 2030 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ekonomi digital RI pada 2024 sendiri telah mencapai 90 miliar Dolar AS. Dalam lima tahun ke depan, Airlangga memprediksi akan melonjak hingga empat kali lipat.

“Indonesia memimpin ekonomi digital ASEAN di tahun 2024 mencapai 90 miliar Dolar. Kemudian juga akan mencapai 360 miliar di tahun 2030. Dan sektor e-commerce berkontribusi terhadap 150 miliar Dolar,” kata Airlangga dalam konferensi pers Perundingan ASEAN DEFA Putaran ke-14 di Jakarta, pada Selasa, 7 Oktober 2025.


Ia mengatakan ASEAN ke depan juga akan menjadi pasar digital yang paling dinamis di dunia dengan nilai 1 triliun Dolar AS (Rp16.557 triliun). “Kalau kita proyeksikan di 2030 itu besarnya 1 triliun. Tetapi dengan implementasi Digital Economic Framework Agreement (DEFA) itu besarnya bisa menjadi 2 triliun,” tuturnya.

Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa perbedaan regulasi antarnegara dan keterbatasan pelaku UMKM untuk menembus pasar lintas batas. Untuk itu, Komite Perunding dan Senior Economic Officials ASEAN, kata Airlangga telah menyepakati lima pasal utama yang perlu segera diselesaikan.

“Yang penting untuk diselesaikan segera adalah layanan keuangan, transmisi elektronik berbasis regulasi WTO, perlakuan non-diskriminatif terhadap produk digital, infrastruktur kabel bawah laut, serta fleksibilitas sistem pembayaran elektronik,” jelasnya.

Dalam pertemuan ASEAN Economic Minister sebelumnya, Airlangga mengatakan para anggota menargetkan pembahasan DEFA dapat mencapai 70 persen kemajuan pada 2026. Airlangga menilai capaian ini akan menjadi tonggak penting untuk memperkuat integrasi ekonomi digital di kawasan.

“Ini tentunya menjadi sangat penting untuk segera dilaksanakan,” pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya