Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (Istimewa)

Politik

Pertemuan Prabowo–Jokowi Contoh Baik Jika Dilakukan Terbuka

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 4 Oktober 2025, menjadi perhatian publik. 

Di tengah dinamika politik nasional, momen kebersamaan dua tokoh besar itu dinilai sebagai sinyal positif bagi persatuan bangsa.

Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera, turut mengapresiasi pertemuan tersebut. Ia menilai, pertemuan antara presiden dan mantan presiden adalah hal yang baik dan bisa menjadi contoh kedewasaan politik di Indonesia.


“Ini bagus. Gambaran bahwa presiden dan mantan presiden bertemu bikin rakyat senang,” ujar Mardani lewat akun X miliknya, Selasa, 7 Oktober 2025.

Namun demikian, Mardani mengingatkan agar pertemuan seperti itu dilakukan secara terbuka dan transparan. Menurutnya, publik berhak mengetahui konteks dan hasil pembicaraan antarnegara dan tokoh bangsa.

“Jika terbuka dan disampaikan ke publik, akan jadi pendidikan politik yang baik,” tegasnya.

Politikus PKS itu juga menyarankan agar pembahasan dalam pertemuan semacam ini difokuskan pada isu-isu besar yang menyangkut kepentingan nasional.

“Sebaiknya batasi pembahasan pada aspek strategis dan fundamental. Untuk urusan kebangsaan dan negara,” pungkas Mardani.

Pertemuan antara Prabowo dan Jokowi sendiri  berlangsung tertutup. Publik berharap, silaturahmi kedua tokoh itu benar-benar membawa manfaat bagi stabilitas politik dan kemajuan Indonesia ke depan.





Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya