Berita

Kolase Gatot Nurmantyo dan Fachrul Razi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Absen di HUT ke-80 TNI

Jokowi Takut Bertemu Fachrul Razi dan Gatot Nurmantyo

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 04:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Absennya mantan Presiden Joko Widodo dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025 mengundang banyak spekulasi.

Menurut pengamat politik Ikrar Nusa Bakti, absennya Presiden ke-7 RI itu karena takut bertemu dengan dua jenderal mantan bawahan sekaligus orang dekatnya.

“Ada yang mengatakan bahwa Jokowi tidak ingin menghadiri (acara HUT ke-80 TNI) karena khawatir bertemu dengan orang-orang yang dulu juga sangat dekat dengan dia. Misalnya sebut saja dua jenderal, yang satu itu adalah Jenderal Fachrul Razi ya. Ada juga jenderal lain yang juga dia agak enggan untuk bertemu, siapa? Jenderal yang sangat terkenal ya, yaitu adalah (Gatot) Nurmantyo,” kata Ikrar dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa, 7 Oktober 2025.


Lanjut dia, Fachrul Razi merupakan mantan Menteri Agama di periode kedua Jokowi yang diganti karena tidak ingin membubarkan dua ormas Islam yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

Sedangkan Gatot Nurmantyo merupakan mantan Panglima TNI yang sempat digadang-gadang menjadi pendamping Jokowi pada Pilpres 2019. Sebelum akhirnya KH Ma’ruf Amin yang maju menjadi cawapres Jokowi.

Sambung Ikrar, baik Fachrul Razi maupun Gatot kini bersuara lantang mengkritisi Jokowi. Fachrul Razi baru saja memimpin demo tangkap Jokowi di KPK. Sedangkan Gatot terus aktif membuka kebobrokan Jokowi lewat kiprahnya bersama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

“Tentunya Jokowi agak khawatir kalau ketemu dengan Pak Jenderal Gatot Nurmantyo, karena beliau sekarang menjadi salah seorang pengkritik keras dari Jokowi,” pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya