Berita

Presiden Prabowo Subianti di Smelter PT. Tinindo Internusa, Kecamatan Bukitintan, Kota Pangkal Pinang, Senin, 6 Oktober 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Soroti Potensi Kerugian Rp300 Triliun Akibat Tambang Ilegal di Babel

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 13:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya potensi kerugian negara akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan PT Timah Tbk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Dalam pernyataan usai meninjau penyerahan smelter hasil sitaan korupsi timah di PT Tinindo Internusa, Bangka Belitung, Senin, 6 Oktober 2025, Prabowo menyebut aktivitas tambang ilegal tersebut mampu membuat negara rugi hingga Rp300 triliun.

“Kita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total potensi bisa mencapai Rp300 triliun. Kerugian negara sudah berjalan Rp300 triliun. Ini kita hentikan,” tegas Presiden.


Dalam kesempatan itu, Prabowo menyaksikan penyerahan enam unit smelter beserta sejumlah barang rampasan negara dari perusahaan-perusahaan tambang yang terbukti melanggar hukum.

Prabowo menyebut nilai barang sitaan dari enam smelter tersebut mencapai kisaran Rp6–7 triliun, sementara potensi nilai tanah jarang yang belum diurai jauh lebih besar.

“Tanah jarang ada monasit ya. Monasit itu satu ton nilainya bisa ratusan ribu dolar, bisa sampai 200.000 dolar AS dari monasit. Padahal total ditemukan puluhan ribu ton mendekati 4.000 ton,” jelasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya