Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dan Joko Widodo. (Istimewa)

Politik

Prabowo Tak Mau Lagi Dijebak Jokowi

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 11:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menilai kunjungan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke kediaman Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 4 Oktober 2025, bukan sekadar silaturahmi biasa.

Menurut Said Didu, pertemuan tertutup itu mengandung makna politik yang mendalam dan menandai perubahan sikap Prabowo terhadap gaya manuver politik Jokowi.

“Kesatu, perubahan taktik Prabowo. Sepertinya beliau sudah tidak mau terjebak atau dijebak lagi oleh strategi Joko Widodo,” ujar Said lewat kanal Youtube Hersubeno Point, Senin, 6 Oktober 2025.


Hal kedua, lanjutnya, adalah adanya dorongan kuat dari kelompok tertentu yang disebutnya sebagai geng SOP alias Solo, oligarki dan parcok yang berusaha memaksa Jokowi bertemu dengan Prabowo.

Said Didu juga menyoroti soal pertemuan tertutup itu. Di mana tidak ada pejabat, ajudan, ataupun staf yang mendampingi kedua tokoh. Bahkan, keberadaan pertemuan itu baru diketahui setelah bocor belakangan.

“Pertemuan ini sangat tertutup, super tertutup. Tidak ada yang tahu, tidak boleh dibocorkan siapapun, bahkan orang di Kertanegara pun tidak tahu. Ini jarang sekali terjadi,” ungkapnya.

Ia menilai hal ini menunjukkan bahwa Prabowo telah menyadari adanya permintaan atau pembicaraan yang bersifat sangat sensitif.

“Pak Prabowo sadar ada sesuatu yang diminta dan tidak boleh didengar siapapun. Beliau ingin berjalan dengan dirinya sendiri, tanpa ada kebocoran,” katanya.

Dibandingkan pertemuan sebelumnya, kata Said Didu, kali ini Prabowo menunjukkan sikap berbeda. Ia tidak ingin lagi pertemuan dengan Jokowi digunakan untuk kepentingan pribadi mantan presiden itu.

“Sebelumnya pertemuan-pertemuan mereka selalu diglorifikasi oleh Jokowi untuk kepentingannya. Sekarang Pak Prabowo tidak mau lagi. Beliau sudah menunjukkan diri: I am the president, dan keputusan saya tidak boleh bocor kepada siapapun,” tegas Said Didu.

Pertemuan tertutup antara Prabowo dan Jokowi ini menjadi sorotan publik karena tidak ada agenda resmi yang diumumkan oleh Istana maupun pihak Jokowi. Hingga kini, isi pembicaraan keduanya masih menjadi misteri.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya