Berita

Sanae Takaichi (Foto: Japan Times)

Dunia

Sanae Takaichi Berpeluang Jadi PM Perempuan Pertama Jepang

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang telah memilih Sanae Takaichi sebagai ketua baru. Ini membuka peluang untuk menjadikannya perdana menteri perempuan pertama Jepang, menggantikan Shigeru Ishiba yang akan lengser pertengahan Oktober mendatang.

Takaichi, 64 tahun, mengalahkan Shinjiro Koizumi dalam putaran kedua pemilihan yang digelar Sabtu, 4 Oktober 2025. Ia satu-satunya perempuan di antara lima kandidat. Mantan menteri keamanan ekonomi itu dikenal sebagai politikus konservatif garis keras dan pendukung kebijakan “Abenomics” peninggalan Shinzo Abe.

Dalam pidato kemenangannya, Takaichi mengatakan ingin memulihkan kepercayaan publik terhadap LDP yang merosot akibat kenaikan harga dan skandal politik. 


“Saya ingin mengubah kecemasan masyarakat tentang kehidupan sehari-hari dan masa depan mereka menjadi harapan,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin 6 Oktober 2025.

Takaichi juga dikenal nasionalistis. Ia rutin mengunjungi kuil Yasukuni, yang kerap memicu ketegangan dengan China dan Korea Selatan karena dianggap simbol militerisme Jepang masa lalu. Namun, Presiden Taiwan Lai Ching-te menyebut Takaichi sebagai “sahabat setia Taiwan” dan berharap kerja sama kedua negara makin erat.

Meski dekat dengan Amerika Serikat dan mendukung aliansi dengan Taiwan, kebijakan ekonomi ekspansif Takaichi diperkirakan membuat pasar waspada karena bisa memperbesar utang dan menekan nilai yen.

Jika terpilih sebagai perdana menteri, Takaichi berjanji akan lebih aktif di panggung internasional. “Saya akan bekerja, bekerja, dan bekerja untuk menunjukkan bahwa Jepang telah kembali,” katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya